Jambu Getas dari Kendal, naik kelas

Penandatanganan kesepakatan (MOU) antara Bumdes Bersama 7 desa, Plasma Petik Sari, dengan PT Fruit Ing Indonesia (yang berkantor pusat di New York, Amerika Serikat), berlangsung di lapangan Desa Kalipakis Kecamatan Sukorejo, Rabu (7/3) antara ketua Bumdesma Edy Afandy dengan Direktur PT Fruit Ing Iwan disaksikan Dirjen Pembangunan Kawasan Perdesaan pada Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Prof Dr. Ahmad Eram Yustika, Bupati Kendal dr. Mirna Anissa, M.Si dan Komisaris Utama Bank Rakyat Indonesia Dr. Andrinof Cahniago, MS.

Adapun kerjasama pengelolaan jambu getas merah asli Kabupaten Kendal dengan pihak investor, selain dibantu oleh Kementrian terkait, juga melibatkan Bank Rakyat Indonesia yang memberikan bantuan pembinaan terutama soal modal keuangan pada Bumdesma.

Bupati Mirna menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Kementrian terkait dan investor PT Fruit ING Indonesia terhadap Bumdesma 7 desa tersebut.

“Kami sangat berterimakasih banyak karena dari sekian banyak desa kami dipercaya dalam hal ini pengelolaan jambu. Dan ini bisa menghidupkan Badan Usaha Milik Desa menjadi fondasi perekonomian awal terutama di Kabupaten Kendal,” ucap Bupati Mirna.

Bupati berharap MOU tersebut bermanfaat dan menjadi motivasi bagi desa – desa yang lain.

Sementara menurut Kepala Dispermasdes Ir. Subaedi, dari 266 desa di Kabupaten Kendal, sudah ada sekitar 200 Bumdes yang terbentuk. “10 Bumdes pada tahun ini sudah terealisasi ditambah dengan 70 Bumdes yang sedang dalam proses.” jelasnya.

Pengiriman perdana jambu getas merah ke lokasi pabrik investor di Gresik dilepas dengan pemecahan kendi dilakukan oleh Dirjen dan Bupati Mirna.

About the author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.